Merasakan pelopor bisnis Shangxia bersama, pasangan ini sekarang memiliki 25 cerita teh

2020-07-11

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dua burung cinta Rian Hidayatullah (23 tahun) dan Astika Dian Sari (21 tahun) memiliki gaya kencan yang tidak biasa untuk remaja dalam kelompok umur mereka.

Masa kencan mereka mengalami kewirausahaan dan memulai, dan mereka jatuh ketika mereka membuka jalan untuk memulai bisnis baru.

Mereka awalnya mencoba beberapa opsi perdagangan dan bangkrut beberapa kali. Dengan sisa dana yang tersedia, Rian dan Astika kemudian mencoba memulai bisnis pub.

Toko yang mereka beri nama Story Tea berkembang pesat sekarang. Kedua keluarga dapat tersenyum karena toko mereka sekarang telah mencapai puluhan. Rian Hidayatullah mengatakan: “Saya mendirikan dua perusahaan yang bergerak di bidang minuman teh susu, bernama Story Tea Indonesia. Kami sekarang memiliki 25 cabang di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.”

Rian dan Pacarnya juga mendirikan bisnis untuk memasok minuman bubuk dan semua kebutuhan perusahaan minuman di daerah kota Jambi, yang mereka sebut Pasokan Indoestry. Astika mengumumkan bahwa setiap cabang Story Tea dapat mencapai omzet Rp3 juta per hari.

Rian dan Astika adalah pasangan unik dari latar belakang keluarga yang berbeda.

Rian berasal dari Jawa, dan Astika berdarah Cina. Yang lain berpikir bahwa Story Tea adalah merek minuman dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung atau Surabaya. Padahal, mereka adalah pelopor merek Jambi.

Baca: Tidak ada model baru, Mitsubishi masih menyediakan mode pengiriman L300

“Tidak hanya hak anak-anak di Jakarta berasal dari daerah yang berhak atas kesuksesan nasional,” kata Astika.

Baca: minibus listrik pertama Gelora E diluncurkan oleh DFSK di Indonesia, ada versi van buta

Dalam rangka memperluas kegiatan Story Tea, Rian dan Astika berencana untuk pindah ke Jakarta, dan untuk mewujudkan impian mereka berikutnya, Banyak outlet baru di kota telah menjadi sepasang pengusaha sukses yang dapat menaklukkan Indonesia.

Leave A Comment