Penyesuaian periode PSBB, Anda dapat memesan Soto Betawi H Ma’ruf secara online

2020-07-16

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – pemberlakuan pembatasan sosial skala besar (PSBB) telah memengaruhi berbagai industri. Termasuk urusan kuliner.

Hampir semua pengusaha kuliner merasakan pengaruh ini, terutama karakter legendaris dan generasi penggemar. Misalnya, Soto Betawi H Ma’ruf.

Siapa yang tidak kenal Soto Betawi H Ma’ruf? Toko soto khusus Betawi, yang didirikan pada 1940-an sejak berdirinya Hindia Belanda.

Penerapan langkah-langkah pembatasan sosial skala besar (PSBB) telah menyebabkan peningkatan pendapatan toko soto Betoto. Menurut instruksi pemerintah, toko-toko di pusat perbelanjaan harus ditutup.

“Awalnya, omset turun menjadi 70%. Beberapa toko di mal, seperti Plaza Atrium dan Kuningan City, harus ditutup,” penerus Soto Betawi, H Ma’ruf pertama Tiga generasi Mufti Maulana berkata.

Karena popularitas Covid-19, penurunan turnover adalah uji coba kedua yang dilakukan oleh Soto Betawi H Ma’ruf setelah revitalisasi. Taman Ismail Marzuki memaksa toko pertamanya untuk pindah.

Cabang Soto Betawi H Ma’ruf, seperti cabang Soto Betawi H Ma’ruf, cabang RP Soeroso, Pramuka dan Tebet, telah berubah dari layanan katering di tempat menjadi layanan take-out. Selain perang gerilya online- “Atau, kami berpromosi melalui media sosial. Kami berpromosi di media sosial dan bekerja sama dengan layanan pengiriman makanan,” kata Mufti.

Meskipun sebagian besar pelanggan setia berusia di atas 40 tahun, Mufti berharap metode ini masih dapat memuaskan keinginan Gen X agar anak-anak lulus Soto Betawi.

Leave A Comment