Kemenparekraf memperkirakan bahwa setelah pandemi Covid-19, ekowisata akan lebih menarik

2020-07-16

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan bahwa tren perjalanan akan berubah setelah pandemi Covid-19.

Menurut Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Wishnutama, dalam kondisi normal baru, ekowisata akan lebih diinginkan.

“Kami berharap pariwisata berbasis alam atau kegiatan wisata alam terbuka akan pulih secepatnya, karena ekowisata bukan pariwisata massal, tetapi terutama tertarik pada pariwisata,” Rizki Handayani, asisten produk pariwisata dan organisasi kegiatan (Kemenparekraf), Rabu (5/5) 20/2020) dalam webinar ekowisata. Kemudian, Rizki mengevaluasi keberadaan organisasi “akal sehat baru” untuk menyebabkan tren perjalanan baru. Dia menjelaskan bahwa ini akan membawa udara segar ke produk ekologis. Menurutnya, setelah Covid-19 menjadi populer, ekowisata di Indonesia akan sangat populer. Dia menambahkan: “Kami mendukung pemulihan dan bahkan pengembangan ekowisata di Indonesia. Di masa depan, kami akan fokus pada ekowisata dan pariwisata kesehatan.” Pada saat yang sama, webinar ekowisata terdiri dari beberapa ahli, termasuk ekowisata Indonesia Direktur INDECON Ary S Suhandi dan Via Via Tour & Travel Sry Mujianti. — Acara ini dipandu oleh Alexander Reyaan, kepala Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Kementerian Alam, Kebudayaan dan Wisata Buatan.

Ekowisata Tertarik

Dalam webinar, Ary Suhandi menjelaskan bahwa setelah popularitas produk pariwisata, hal-hal seperti ekowisata, wisata petualangan, dan pariwisata kesehatan harus menjadi yang paling diinginkan. Dia terus tertarik pada kegiatan dengan kelompok-kelompok kecil yang aktif, seperti interaksi luar ruangan, kegiatan pendidikan alam keluarga, dan kegiatan yang berkontribusi pada konservasi alam.

Leave A Comment