Turis Indonesia membuka kunci yang terperangkap di 2 negara

2020-07-22

TRIBUNNEWS.COM-Sejak pandemi Covid-19, beberapa negara telah menerapkan kebijakan kunci untuk mencegah penyebaran virus.

Kebijakan ini diterapkan secara ketat dan berlaku untuk semua warga negara dan wisatawan di negara ini.

Fakta yang terkait dengan kebijakan tersebut adalah seorang turis Indonesia Ezta Lavista terjebak di tempat penampungan dan berbagi pengalamannya. Wilayah suatu negara.

Via Instagram live, akun @beta_lavista pribari dan akun panduan acara @erlanprimansyah, Sabtu lalu (16 Juni 2020).

Ezta berkata dia tidak ingin disebut bepergian sendirian. Dia suka menyebut ini cerita yang menarik saat bepergian.

“Karena musafir harus memiliki cerita. Jika musafir tidak memiliki sejarah, itu hilang. Ya, bahkan jika ada kepahitan, tetapi kita hanya berada di sisi positif pada saat-saat seperti itu,” kata Ezta . “Dia juga mengatakan kepada saya untuk mulai bepergian pada pertengahan Februari 2020. Dia memulai perjalanannya di Amerika Selatan, seperti Kuba, Bagota, Peru dan Ekuador.

Dia menambahkan bahwa selama perjalanan, Amerika Selatan belum Kasus Covid-19 ditemukan. Bahkan kegiatan wisata dilakukan secara normal.

Ketika dia berada di Kepulauan Galapagos di Ekuador, kita akan memiliki perasaan yang berbeda. Dia menerima laporan dari akomodasi, ketika dia mengatakan Dia menemukan kasus coronavirus di Ekuador.

Leave A Comment