Kemenparekraf memperkirakan bahwa setelah pandemi Covid-19, ekowisata akan lebih menarik

2020-07-29

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan bahwa setelah pandemi Covid-19, tren perjalanan akan berubah.

Menurut Departemen Pertanian yang dipimpin oleh Wishnutama, di bawah normal baru, ekowisata akan lebih diinginkan. — “Kami berharap kegiatan pariwisata alam atau luar akan pulih secepatnya, karena ‘pariwisata bukan pariwisata massal, tetapi pariwisata dengan minat khusus,” Rizki Handayani, asisten Organisasi Produk dan Kegiatan Pariwisata (Kemenparekraf), mengatakan pada hari Rabu (20/20) 05/2020) dalam seminar web eko-pariwisata yang diadakan. Mengarah ke tren baru dalam perjalanan. Dia menjelaskan bahwa ini akan membawa udara segar ke produk ekologis. Menurutnya, setelah epidemi Covid-19, permintaan ekowisata Indonesia akan tinggi.

“Kami mendukung restorasi dan bahkan pengembangan ekowisata di Indonesia. Di masa depan, kami akan fokus pada ekowisata dan pariwisata kesehatan.”

Pada saat yang sama, webinar ekowisata mengundang beberapa anggota panel, seperti Ekowisata Indonesia Ary S Suhandi, Direktur INDECON dan Sry Mujianti, Direktur Via Via Tour & Travel. Acara ini diselenggarakan oleh Alexander Reyaan, Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Wisata Buatan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan.

Ekowisata yang menarik

Di webinar, Ary Suhandi menjelaskan produk pariwisata, seperti ekowisata, setelah pandemi, wisata petualangan dan pariwisata kesehatan diharapkan menjadi metode perjalanan yang paling ideal. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia tertarik dalam kegiatan dengan kelompok-kelompok kecil yang aktif, seperti interaksi di luar ruangan, pendidikan alam sekolah untuk keluarga, dan kegiatan yang berkontribusi pada konservasi alam.

Leave A Comment