Kementerian Transportasi menerapkan mekanisme transportasi udara khusus selama pandemi Covid-19

2020-07-30

TRIBUNNEWS.COM-Setelah Menteri Perhubungan mengeluarkan Keputusan No. 18 tahun 2020, Administrasi Penerbangan Sipil Kementerian Perhubungan mengadopsi mekanisme transportasi udara khusus yang melibatkan penentuan urgensi kesehatan masyarakat terhadap Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19).

Pemerintah juga telah memberlakukan pembatasan sosial skala besar (PSBB) pada daerah yang dilanda bencana sebagai bagian dari manajemen dipercepat Covid-19, salah satunya adalah untuk membatasi transportasi. -Direktur Penerbangan Sipil Novie Riyanto menjelaskan bahwa transportasi udara akan membentuk mekanisme khusus sesuai dengan peraturan menteri untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui kegiatan penerbangan.

“Untuk perjalanan udara, kami akan memastikan bahwa penerbangan selalu mematuhi semua prosedur kesehatan yang berlaku. Di bandara dan di pesawat, kami akan mengembangkan prosedur perawatan Covid-19 khusus. Dalam penerbangan penumpang dan kargo, Direktur Jenderal Hu Hubud Novie menjelaskan dalam pernyataan tertulis pada hari Rabu (15 Mei 2020) bahwa ini juga merupakan perjanjian khusus. Baca lebih lanjut

— >>>>>>> > — – • Penumpang yang bersemangat menaiki cerita KRL selama periode PSBB, siap untuk berbaris sejak pukul 05:00 dalam Perang Dunia

– PSJabs berlaku, TransJakarta Todayhui mulai memberikan layanan baru

Leave A Comment