PT KAI Daop VI Jogja menanggapi potensi penyebaran virus Corona di angkutan umum

2020-08-04

Reporter TribunSolo.com Adi Surya Samodra melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-PT KAI Daop VI Yogyakarta telah mengambil banyak langkah pencegahan untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Selain itu, ada potensi risiko penularan.Nama ilmiah dari virus ini adalah Covid-19, dan diyakini kemungkinan akan terjadi pada transportasi umum termasuk kereta api. -PT KAI Daop VI Direktur Hubungan Masyarakat Kota Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan bahwa dia selalu tahu risiko penularan virus korona- “Tidak ada kepanikan, tetapi kita harus waspada,” kata Eko kepada TribunSolo.com, Kamis. 12 Maret 2020).

Dia mengungkapkan: “Meskipun sebagian besar penumpang adalah penumpang domestik, kereta api masih diakui sebagai tempat umum,” kami tetap waspada. Banyak stasiun.

Menganalisis suhu tubuh penumpang telah menjadi salah satu dari banyak langkah yang diharapkan dilaksanakan oleh PT KAI Daop VI.

“Penumpang yang memasuki stasiun akan diukur, dan suhu tubuhnya akan digunakan dan dipindai. Pemindai termal akan digunakan,” jelas Eko.

Tidak hanya itu, Daop VI juga menggunakan desinfektan untuk membersihkan benda di kereta dan fasilitas stasiun.

“Kami juga menyediakan pembersih tangan dan masker,” jelas Eko.

Pelajari lebih lanjut >>>

Leave A Comment