Pada April 2020, wisatawan Timor Timur mendominasi

2020-08-05

TRIBUNNEWS.COM-Karena pandemi Virus Corona (Covid-19), kebijakan penguncian telah diterapkan di banyak negara / kawasan, sehingga mempersulit wisatawan untuk berlibur. –Ini juga mempengaruhi jumlah turis asing (turis) yang datang ke Indonesia. Direktur Biro Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan bahwa pada bulan April 2020, wisatawan asing hanya menerima 160.000 orang, di mana wisatawan asing dari Timor Timur menyumbang 52, 2% atau 83.500. Dan Malaysia 39,0% atau 62.400 orang. Lalu ada 1,3% atau 2.100 orang dari Singapura, dan 7,5% atau 12.000 orang dari negara lain.

“Berdasarkan kebangsaan, hampir semua negara menurun. Keduanya berasal dari Yaman, Kuwait, Prancis dan Papua Nugini. Tetapi dari Timor-Leste, penurunannya kecil karena dapat dilakukan melalui darat,” Suhari Yanto mengatakan pada konferensi pers virtual, Selasa (6/6/2020).

Dibandingkan dengan Maret, penurunan turis asing dari Timor Timur mencapai 3,17%. Dibandingkan dengan April 2019, tingkat penurunan mencapai 16,20%. -Jumlah kedatangan udara telah menurun secara signifikan- Penurunan jumlah wisatawan asing telah mempengaruhi kunjungan penumpang udara.Pada bulan April 2020, jumlah ini hanya 1%. Dibandingkan dengan April 2019, jumlah ini telah turun hampir 100% .Tingkat penurunan yang diamati di Bandara Soekarno-Hatta adalah 99,79%. Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bandara I Gusti Ngurah Rai) turun 99,94%, sedangkan Bandara Internasional Juanda (Bandara Internasional Juanda) turun 99,89%.

“Suhariyanto berkata:” Pada bulan April 2020, jumlah penumpang pada penerbangan internasional adalah 300.000. Dibandingkan dengan April 2019, ini adalah penurunan 98,3%. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2020), ini adalah penurunan 95,35%.

Leave A Comment