Sosiolog memadati tempat-tempat wisata dengan para wisatawan: komunitas-komunitas baru yang biasa muncul karena polusi simbolis

2020-08-08

TRIBUNNEWS.COM-Ketika pandemi Covid-19 belum berakhir, banyak tempat wisata mulai ramai.

Dr. Drajat Tri Kartono, M.Sosiolog dari Universitas Surakarta Sebelas Maret (UNS). Si. , Konfirmasikan bahwa ini terjadi karena penciptaan komunitas reguler atau reguler baru selama pandemi. Menurutnya, polusi simbolik adalah masalah mendasar.

Dia menjelaskan bahwa ketika ada banyak simbol, peringatan, dan berbagai tanda-tanda pemerintah, polusi simbolik akan terjadi.

Menurut dia, informasi yang berbeda dari masing-masing daerah mencegah orang menafsirkan informasi secara individual

“Jadi, satu orang mengartikan ini, dan satu orang mengartikannya. Inilah yang kita sebut polusi Jadi penjelasannya akan berbeda. “Dalam sebuah wawancara di Tribunnews.com via Zoom pada Senin (6/8/2020) siang, Profesor Sosiologi Departemen Politik Sosial (FISIP) UNS menjelaskan.

Selain itu , Masyarakat percaya bahwa normal baru adalah suatu kondisi di mana mereka dapat dengan bebas meninggalkan rumah mereka, pergi ke toko, tempat wisata, dll.

“Karena polusi disebabkan oleh informasi dan aturan yang tidak konsisten, akhirnya orang membangun rumah mereka sendiri.

“Konstruksi sosial telah didirikan. Inilah yang disebut normal baru. Ketika ia meninggalkan rumah, adalah hal yang baik untuk memasuki pasar. , Sangat bagus, beli di toko pinggir jalan, sangat bagus, “jelas Drajat.

Leave A Comment