Ratusan agen perjalanan Bali sedang mempersiapkan untuk memulai bisnis pariwisata dalam tatanan baru yang normal

2020-08-09

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Industri pariwisata Bali sedang mempersiapkan untuk menerapkan tatanan normal baru, dalam praktiknya, ini akan memberikan prioritas pada perjanjian pariwisata. Kebersihan, kesehatan dan keselamatan.

Febrina Budiman, Ketua Pasar ASITA Bali ASEAN, menjelaskan bahwa wisata sanitasi akan menjadi permintaan utama wisatawan.

Febrina mengatakan bahwa setidaknya 400 anggota ASITA Bali dari agen perjalanan dan agen perjalanan mengatakan mereka siap untuk menyambut normal baru dari industri pariwisata.

“” “Kami sangat optimis bahwa kami dapat berteman dengan Covid-19 atau dengan kata lain, bahkan jika kami tidak bisa berteman selamanya, kami harus bisa menjadi teman,” kata Febrina Budiman, Jumat (6/5/2020) .

Menurutnya, optimisme pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali tidak masuk akal

Baca: Kisah di balik kesuksesan novel Basvidan, membuat orang menangkap buron Kur Nurhadi.

Karena konsekuensi serius Covid-19, ketika pemerintah menutup akses ke pasar internasional, terutama masuk dari Tiongkok pada Februari 2020.

Dari Maret 2020, pemerintah telah memutuskan untuk menutup semua penerbangan internasional, yang juga mencegah wisatawan memasuki berbagai pasar potensial. Kelompok penerbangan mundur untuk terbang, dan biaya pengujian PCR lebih dari tiket pesawat – Keberhasilan Local Gove dalam kontrol Covid-19 dan keberhasilan masyarakat lokal membuat industri pariwisata Bali memasuki tahap baru dengan prospek industri yang optimis.

“Kami sangat berterima kasih atas situasi ini dan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.” — -Baca: Surat pemberhentian yang dikeluarkan pada tengah malam, 181 pilot di bawah kontrak Garuda Indonesia menganggur -Catatan Hingga Kamis (2020/04/06), ada 510 kasus aktif di Bali, 364 orang pulih, dan 5 orang meninggal. -Baca: Temukan! Trio mantan pejabat Jiwasraya akan menerima informasi tentang mobil mewah dan perjalanan ke luar negeri-ASITA Bali sendiri telah merancang prosedur kebersihan, kesehatan dan keselamatan dan memastikan bahwa prosedur ini dilaksanakan dalam kerja sama erat dengan semua pemangku kepentingan. Tiba di bandara dan hotel, melakukan kegiatan pariwisata, dan kemudian kembali ke bandara untuk terbang ke negara asal wisatawan.

Baca: Lumpuh, polisi menembak dan membunuh pemilik restoran kulit hitam yang mati di Kentucky — Dengan kata lain, industri ini sepenuhnya siap untuk memberikan para wisatawan kenyamanan dan keamanan dalam urutan perjalanan normal baru. Rasa dan pengalaman baru.

“Namun, saat ini, pembukaan tujuan masih tergantung pada keputusan pemerintah.”

Leave A Comment