Upaya ICA untuk bertahan dari pandemi

2020-08-11

Menurut reporter Tribunnews.com Willem Jonata-TRIBUNNEWS.COM-Mochammad Dandi Sepsaditri tidak pernah berharap bisnis yang dimulai pada 2018 tumbuh pesat.

Baso Aci Akang adalah salah satu makanan paling populer di komunitas ini. Hingga Juni 2020, ia memiliki 84 cabang di Sumatra, Jawa, dan Bali.

Sebenarnya, bisnisnya kacau. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk memulai, apalagi mengembangkan bisnis.

“Awalnya, saya masih bingung. Pada akhirnya, diputuskan untuk menjual bakso aci khas Garut. Saat itu, tidak ada bakso selain Garut. Kata Dandi.” Modal, “sambungnya,” masih susah, ” memperoleh. Namun, ia tak sabar memutuskan untuk menggunakan uang seminimal mungkin untuk menyewa rumah- “Yang penting rumahnya bersih dan bisa dijual dulu.” Di awal tahun 2018, inilah saat Dandi mendirikan Baso Aci Akang, sekaligus mendapat dari seorang tetangga. Saya pinjam dua meja.

Baso Aci Akang Cabang Pertama di Tangerang, Kampung Islam, Resmi Dibuka Tahun 2018.

Baca: Terbuka untuk UMKM, Pertamina Berikan Strategi Pengembangan Bisnis Online di Masa Corona Pelatihan-Baso Aci Akang bulan operasi tidak mudah, dan jumlah “Nombok” adalah Rp. 500.000,00, sewa bulan depan.

Leave A Comment