Hotel yang tenang di Bali, banyak pemandu yang menganggur

2020-08-13

TRIBUNNEWS.COM-Akibat pandemi Covid-19, industri pariwisata di Bali berkembang lambat. I Putu Astawa, Direktur Biro Pariwisata Provinsi Bali, mengatakan: “Banyak kamar hotel yang kosong.” “Interview of People from Indonesian Territory” ditulis ENTRE pada Sabtu (04/4/2020).

“Akhirnya, tanpa tamu, hotel mulai menjadi tenang, yang mempengaruhi pemandu wisata kami dan membuat mereka kehilangan pekerjaan,” lanjutnya.

Dijelaskannya, saat ini hanya 500 tamu yang datang ke Bali untuk berwisata setiap harinya — Dibandingkan dengan waktu kunjungan normal, jumlah wisatawan per hari sudah mencapai 10.500-11.000. – Katanya kunjungan ini masih Dengan Bali Dominasi Australia-Baca: Makam Pondok Ranggon Perangi Rasa Takut dengan Menguburkan Jenazah Pasien Covid-19-Bacaan: Makam Pondok Ranggon Perangi Rasa Takut dengan Menguburkan Jenazah Pasien Covid-19-Bacaan: Jepang Darurat nasional akan diumumkan untuk mengalahkan Covid-19, bagaimana menurut Anda implementasinya?

“Oleh karena itu, selain Putu berkata:” Tamu yang sudah ada atau sebagian dari tamu yang sudah berkeluarga tinggal di sini. “Masalah terpenting sekarang adalah jiwa manusia tidak boleh dibongkar. Pihaknya berharap situasi ini bisa berlanjut untuk sementara waktu. – “” Saya berharap situasi May bisa pulih, sehingga yang tersisa hanyalah pemulihan. Saya berharap akan ada pengetatan dan tidak ada lagi transmisi. : “Dengan cara ini, setiap orang bisa membungkuk dan pulih. Baca: Bagaimana melindungi hewan peliharaan dari infeksi virus corona

Leave A Comment