Ini adalah prosedur wajib baru untuk transportasi umum di area bandara

2020-08-17

Laporan reporter Tribunnews.com tentang Hari Darmawan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Angkasa Pura (AP) II mengeluarkan peraturan baru bahwa ketika transportasi umum digunakan di area bandara yang dikelola, Terapkan peraturan ini. -Muhamad Wasid, Direktur Operasi PT AP II, mengatakan bahwa prosedur ini dirancang untuk memprioritaskan aspek kesehatan ekosistem bandara yang dikelola oleh perusahaan, termasuk operasi transportasi umum. Demikian dikatakan Wahid dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020). Wasid mengatakan bahwa operator transportasi umum harus mengikuti prosedur baru ini untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan bandara, Wasid mengatakan bahwa tingkat kepercayaan publik di bidang keselamatan penerbangan Covid-19 perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Salah satunya adalah untuk mendapatkan transportasi umum modal bersih dan sanitasi. -Reading: Bandara ditutup karena pandemi korona, dan kunjungan wisatawan asing

“Kami juga memastikan bahwa armada angkutan umum bandara memadai sehingga pesawat umum atau penumpang dapat dengan mudah dicapai di bandara dan sebaliknya Tentu saja, “kata Wahid.

Baca: Komunitas melarang layang-layang terbang di sekitar bandara. Ini adalah alasan-pro dan kontra. Dalam taksi tradisional, taksi langsung, kendaraan sewaan dan perjalanan bus:

1. Area kolam renang outdoor, area bandara harus didisinfeksi. Fasilitas, dan armada yang didesinfeksi harus diberi label.

Baca: Inilah Alasan Bandara Taiwan Memberikan Penerbangan Palsu untuk Penumpang

2. Pengemudi yang bertugas harus memastikan kesehatannya, memeriksa suhu, tidak menunjukkan gejala COVID-19, serta mengenakan sarung tangan dan masker.

Leave A Comment