PT KAI Daop VI Jogja menanggapi potensi penyebaran virus Corona di angkutan umum

2020-08-20

Reporter TribunSolo.com Adi Surya Samodra melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-PT KAI Daop VI Yogyakarta telah mengambil banyak langkah pencegahan untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Selain itu, nama ilmiah virus dengan potensi risiko penularan adalah Covid-19 yang diduga terjadi di angkutan umum termasuk kereta api. Direktur Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, pihaknya masih mewaspadai bahaya penyebaran virus corona- “Tidak ada kepanikan, tapi harus waspada,” kata Eko kepada TribunSolo.com, Kamis. . (2020/03/12).

“Kereta api dianggap sebagai tempat umum. Meski sebagian besar penumpangnya adalah penumpang domestik, kami tetap waspada,” ujarnya.

Pemindai termal atau pemindai suhu tubuh telah disiapkan di banyak tempat.

Analisis suhu tubuh penumpang kereta api telah menjadi salah satu dari banyak langkah yang diantisipasi yang diterapkan oleh PT KAI Daop VI.

“Penumpang yang memasuki stasiun akan diukur dan suhunya akan dipindai menggunakan pemindai termal,” jelas Eko.

Tidak hanya itu, Daop VI juga menggunakan desinfektan untuk membersihkan benda di fasilitas kereta dan stasiun.

“Kami juga menyediakan pembersih tangan dan mendistribusikan masker,” jelas Eko. — Pelajari lebih lanjut >>>

Leave A Comment