PT Angkasa Pura II dapat memberikan saran perjalanan kepada wisatawan

2020-08-22

Laporan reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan berbagai informasi travel advisor, agar para traveller bisa melakukan segala persiapan sebelum berwisata, khususnya saat Covid-19. Selama pandemi. -Penumpang atau pengunjung bandara dapat mengakses informasi ini melalui situs resmi perusahaan www.angkasapura2.co.id dan aplikasi seluler Indonesia Airports di iOS dan Android.

Penumpang juga dapat menghubungi Contact Center 138, dan akun Twitter sumber resmi Instagram serta akun Twitter masing-masing bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero).

Muhammad Awaluddin, CEO PT Angkasa Pura II, mengatakan informasi terkait Covid -19 sangat dinamis dan berdampak langsung pada industri penerbangan, termasuk bandara perseroan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyampaikan informasi terkini kepada penumpang dan masyarakat secepatnya. — “Informasi atau kebijakan maskapai lain, pemerintah Indonesia dan negara / wilayah lain, terutama penerbangan yang mempengaruhi layanan atau penerbangan di Bandara PT Angkasa Pura II, akan selalu menjadi berita terkini dari semua saluran komunikasi kami,” , Awaludin, pada Minggu (4/5/2020). Untuk memahami dengan cepat dan mudah kebijakan yang baru dirilis, kami telah membuat tautan pop-up di situs web bandara Indonesia dan aplikasi seluler, yang berisi kebijakan terbaru, saran perjalanan, dan informasi penting lainnya dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Kami berharap ini bisa membantu para pemudik untuk mempersiapkan segala sesuatunya, ”imbuhnya. Kebijakan COVID-19 ini menjadi salah satu elemen utama PT Angkasa Pura II untuk menghilangkan kebingungan para pemudik dan masyarakat.» Kata Awaluddin ) .- AP II saat ini mengelola 19 bandara, antara lain Sukarno-Hada (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Hussein Sastra Nigara (Bandung), Keita Gati (Majalengka), Latin Inten II (Lampang), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Fatmawati Sokarno (Bengkulu), Sultan Sharif Ka Sim II (Pekanbaru), Raja Haji Fisabilia (Tanjung Pinang). Lpinang), Sultan Taha (Jambi), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Internasional Banyuwangi, Sultanyi Skandar Muda (Aceh), Minangkabau (Padan), Supadio (Puntanak), Silangit (Tapanuli Utara), Kulanamu (Deli Serdang) dan Gillick Riut (Palangkaraya).

Leave A Comment