Ini adalah prosedur wajib baru untuk transportasi umum di area bandara

2020-08-24

Laporan wartawan Tribunnews.com Hari Darmawan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Angkasa Pura (AP) II telah mengeluarkan peraturan baru, selama menggunakan angkutan umum yang beroperasi di kawasan bandara-PT AP II Muhamad Wasid, Direktur Operasional, mengatakan prosedur ini mengedepankan aspek kesehatan dalam ekosistem bandara yang dikelola perseroan, termasuk pengoperasian moda angkutan umum yang terintegrasi. Dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020), Wasid mengatakan: “Perusahaan taksi, bus, taksi online, dan kendaraan angkutan umum lainnya.

Menurut Wasid, perlu dilakukan pemeliharaan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap Covid- 19 Tingkat kepercayaan di bidang keselamatan penerbangan, salah satunya dengan menyediakan transportasi umum yang terintegrasi secara bersih dan higienis. – Baca: Akibat pandemi corona, bandara ditutup dan wisatawan asing ditelantarkan – “Kita juga pastikan tetap di bandara Armada angkutan umum cukup memadai sehingga masyarakat atau penumpang pesawat bisa singgah tanpa hambatan. Kata Vazd: “Bandara begitu pula sebaliknya.” Bacaan: Dilarang menerbangkan layang-layang di sekitar bandara. Inilah alasannya-begini prosedur Soekarno-Hatta. Taksi tradisional harus mengikuti prosedur ini. Taksi, rental mobil dan bus travel:

1. Area kolam renang luar ruangan di area bandara harus menyediakan fasilitas desinfeksi, dan armada yang didesinfeksi harus ditandai dengan stiker.

Baca: Alasan mengapa Bandara Taiwan menyediakan penerbangan palsu bagi penumpang

2. Pengemudi yang bertugas harus memastikan kesehatannya, melakukan pemantauan suhu, tidak memiliki gejala COVID-19, serta mengenakan sarung tangan dan masker.

Leave A Comment