UNESCO menetapkan Kaldera Toba sebagai geopark global baru, dan Indonesia memiliki 4 geopark lainnya

2020-10-20

Laporan dari reporter Tribunnews.com Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM-Toba Caldera Geopark lolos penilaian final pada Asian-Pacific Global Geopark Symposium ke-6, dan berhasil masuk ke UNESCO Direktori Organisasi akan diadakan di Lombok, Indonesia mulai 3 Agustus hingga 2 September 2019.

Dewan Eksekutif Pendidikan, Sains dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada sesi ke-209 Komite Eksekutif UNESCO Kaldera Toba telah disetujui sebagai UNESCO Global Geopark di Paris, Selasa (2020/7/07).

Baca: Temukan sejarah unik Gunung Tempola melalui kunjungan virtual

Arrmanatha Nasir yang juga Duta Besar Indonesia untuk Prancis bersama Andorra, Monaco, dan UNESCO mengungkapkan bahwa anggota Dewan Pengurus dibentuk 16 Geopark Global UNESCO, termasuk Kawah Toba.

“Dubes RI bertekad untuk mengembangkan Geopark Kaldera Toba melalui Global Geopark Network dan Asia Pacific Geopark Network, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat lokal,” kata Dubes RI dalam keterangannya, Selasa (7/7). / 2020). -Kementerian Luar Negeri Indonesia mengungkapkan di Instagram-nya bahwa selain Kawah Toba, Indonesia juga memiliki empat situs geopark global lainnya, yaitu Batur Geopark, Chiletu Geopark, Gulong Shiwu Geopark dan Lombok Pulau Lingani Geopark. Berikut ini adalah informasi yang relevan:

Bali Batur Geopark-UNESCO Global Geopark terletak di timur laut Bali, tujuan wisata internasional terpopuler di timur laut Indonesia.

Geopark yang dilaporkan di situs UNESCO meliputi area seluas 370,5 kilometer persegi, dengan ketinggian 920-2152 m. Dinding luar kawah mengelilingi dinding bagian dalam kawah, meliputi Gunung dan Danau Batur. Asal mula vulkanik yang didorong oleh agama Hindu di Bali, keunikan geologi dari flora dan fauna lokal serta budaya asli merupakan kombinasi sempurna dari berbagai warisan di bumi.

Leave A Comment