Dulunya merupakan lautan, tempat ini menjadi gurun dan dijuluki Kuburan Kapal

2020-10-21

TRIBUNTRAVEL.COM-Kota Moynaq di Uzbekistan pernah menjadi kota nelayan makmur di sepanjang Laut Aral.

Namun, saat air di Laut Aral mulai surut, Moynaq menjadi kota hantu lokal yang terisolasi dan ditinggalkan. Berawal dari laman Pulse.ng, Senin (14/9/2020), Laut Aral pernah menjadi danau garam terbesar keempat di dunia.

Luasnya sekitar 68.000 kilometer persegi, dari utara ke selatan Kazakhstan. – • Mengapa panas gurun panas pada siang hari dan dingin pada malam hari?

Namun pada 1960-an, otoritas Soviet mengalihkan dua sungai yang mengalir ke Laut Aral.

Rute kedua sungai dialihkan untuk mengembangkan produksi kapas di daerah tersebut. Kemudian, air di Laut Aral mulai menyusut dan mengering, dan tempat ini dijuluki Gurun Moynaq. Telah berkembang pesat.

Dalam 50 tahun ke depan, ia terus tumbuh lebih jauh, dan Laut Aral menyusut hingga hanya 10% dari ukuran aslinya.

Baca lebih lanjut —>

Leave A Comment