Cicipi Sei Sapi, daging asap dengan cita rasa tradisional Sei Sapiku

2020-10-21

TRIBUNNEWS.COM-Sei bukan lagi menu asing bagi pecinta makanan.

Sedikit orang yang menjadikan daging asap (makanan khas Kubang, Nusa Tenggara Barat (NTB)) sebagai menu favoritnya.

Banyak rumah makan atau resto yang menggunakan daging sapi sebagai bahan utama dan sei sebagai menu utama.

Salah satunya Sei Sapiku yang membawakan Sei olahan daging sapi halal yang dijamin bisa merusak bahasa Indonesia dengan tetap mempertahankan cita rasa tradisional yang asli.

Baca: 6 Restoran Sei Sapi dan Tangerang Khas NTT Jakarta yang Lezat

“Daging sapi pilihan diasapi dengan bumbu khas, kemudian kami campur dengan nasi jeruk dan daun pepaya. Sayur mayur, kuah kaldu, dan aneka sambal Indonesia dimasak bersama-sama menggetarkan lidah masyarakat Indonesia. Taslim Rachim, pemilik Sei Sapiku, mengatakan sebagian bungkus daging asap yang diberikan oleh i Sapiku hanya mulai dari harga Rp 15.000. Ia mengaku saat ini Sei Sapiku Jumlah gerai yang ada di Indonesia ada 15 gerai dan rencananya akan bertambah gerai lagi. Pada tahun 2020 jumlah gerai di seluruh Indonesia akan mencapai 50 gerai. -Taslim Rachim melihat permintaan masakan olahan daging sapi cukup tinggi di seluruh Indonesia.Selain itu, jenis makanan ini memang ada Viral karena rasanya yang enak, bikin orang-orang mengulang order terus menerus.

“Permintaan pasar kuat, dan Sei Sapiku pun memikul misi menyediakan pekerjaan sebanyak-banyaknya di era pandemi ini. Dia menambahkan: “Banyak orang yang menganggur.” Dia menambahkan: “Ada 15 cabang di Indonesia, dan kami mempekerjakan total 250 karyawan.” Tomliwafa, pemilik Sei Sapiku lainnya, berkata: “Kami juga sangat ketat, Se’i Sapiku memiliki dapur sentral untuk memproduksi daging asap kemudian mensuplai ke franchisee. “.

” Kerjasama kami dengan franchisee sangat adil, saling mendukung dan bekerja sama. Kami juga memberikan kesempatan kepada franchisee, Hanya ada satu orang di setiap kota, jadi ada peluang untuk tumbuh bersama “, a- juga membuka lapangan kerja, dan menjalin silaturahmi antar pengusaha melalui peluang kerjasama Se’i Sapiku dan memulai bisnis bersama.

Leave A Comment